BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang Idul Adha, Pengelola Peternakan Hewan di Jalan Tingang, Kota Palangka Raya, Bu Simin terus berupaya memastikan kesehatan dan kualitas hewan kurban yang dijualnya, terutama untuk kambing.
Jika untuk sapi Bu Simin mendatangkan dari NTT, untuk kambing dirinya justru lebih memilih mendatangkan dari peternak lokal, yakni Pulang Pisau, dibandingkan dari luar pulau.
Mengingat pengalaman tahun lalu, dari 70 ekor kambing yang didatangkan, 16 diantaranya tidak bertahan, kali ini ia memilih strategi berbeda untuk menghindari risiko yang sama.
Sebagian besar kambing yang tersedia di peternakannya berasal dari Pulang Pisau, daerah yang menurutnya memiliki ternak lebih kuat dan sehat.
"Kalau untuk kambing kami tidak datangkan dari luar pulau melainkan hanya dari Pulang Pisau karena kami rasa peranakan lokal ini lebih kuat, makanya kami datangkan H-1 saja nanti dari sana," ujarnya kepada Borneonews saat disambangi pada Senin, 26 Mei 2025.
Strategi ini diambil agar kondisi hewan tetap prima hingga waktu penyembelihan pada momen Idul Adha.
Dari segi harga, kambing yang dijual Bu Simin berkisar antara Rp4 juta untuk ukuran terkecil hingga Rp6,5 juta untuk yang terbesar. Harga tersebut disesuaikan dengan kualitas dan ukuran masing-masing hewan, memastikan masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Sementara itu, upaya menjaga kesehatan hewan juga mendapat dukungan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap sapi dan kambing kurban di berbagai peternakan guna memastikan kelayakan dan kesehatan hewan sebelum dijual kepada masyarakat.
"Pemeriksaan meliputi kondisi kesehatan fisik, kesesuaian usia hewan kurban dan lainnya sampai dipastikan hewan laik kurban," kata Kepala Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono.
Hewan yang memenuhi syarat akan diberikan tanda khusus sebagai jaminan kualitas.
Dengan persiapan matang dan strategi yang lebih cermat, peternakan lokal seperti milik Bu Simin berharap dapat memberikan pilihan terbaik bagi masyarakat Palangka Raya yang ingin berkurban, sekaligus memastikan kesehatan dan kesejahteraan ternak hingga hari besar tiba. (TESTI PRISCILLA/H)









