Deflasi di Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga di Kalteng pada Mei 2025
BORNEONEWS, Palangka Raya
Kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami deflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,37 persen pada Mei 2025. Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa indeks harga konsumen atau IHK kelompok ini turun dari 101,36 pada Mei 2024 menjadi 100,99 pada Mei 2025.
"Deflasi y-on-y tertinggi dalam kelompok ini adalah listrik dan bahan bakar rumah tangga, yang mencatat penurunan indeks sebesar 1,66 persen," kata Agnes pada Selasa, 3 Juni 2025.
Sebaliknya, subkelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah sewa dan kontrak rumah dengan kenaikan sebesar 0,75 persen.
"Dari hasil pemantauan, kelompok ini memberikan andil deflasi y-on-y sebesar 0,05 persen pada Mei 2025," ujar Agnes lagi.
Beberapa komoditas utama yang berkontribusi terhadap deflasi adalah bahan bakar rumah tangga dengan andil sebesar 0,10 persen dan seng sebesar 0,01 persen.
Sementara itu, terdapat pula komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi dalam kelompok ini. Sewa rumah memberikan andil sebesar 0,03 persen, sedangkan tarif air minum PAM menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen.
Agnes menambahkan bahwa, berbeda dengan tren y-on-y, kelompok ini tidak memberikan andil signifikan terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m pada Mei 2025. Hal ini menunjukkan stabilitas harga dalam kategori pengeluaran tersebut dibandingkan bulan sebelumnya.
"Perkembangan indeks harga ini mencerminkan dinamika konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan perumahan dan energi," pungkas Agnes.
BPS Kalimantan Tengah akan terus melakukan pemantauan untuk melihat tren pergerakan harga di periode mendatang.(TESTI PRISCILLA/H)
Kelompok Pakaian dan Alas Kaki Alami Inflasi 2,07 Persen di Kalteng
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Harga Beras Jadi Penyumbang Inflasi Kalteng, BPS Dorong Pergeseran Pola Tanam
Rata-rata Rumah Tangga Miskin Kalteng Beranggotakan 4,82 Orang
Kemiskinan Perdesaan Kalteng Naik Lebih Tinggi Dibanding Perkotaan
Penduduk Miskin Kalteng Naik Jadi 146,71 Ribu Orang
Kalteng Penyumbang Ekonomi Terbesar Keempat di Pulau Kalimantan
Pertanian Masih Jadi Penopang Utama Ekonomi Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







