BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah sukses menyelenggarakan Puncak Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 pada 31 Mei 2025 di Hotel Aurila, Palangka Raya. Mengusung tema “Duta Bahasa Berkontribusi untuk Negeri,” acara ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk menunjukkan kepedulian terhadap bahasa dan kebudayaan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, yang menekankan bahwa para Duta Bahasa memiliki peran penting dalam pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing.
“Sebagai mitra Balai Bahasa, para Duta diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam bidang kebahasaan di wilayah Kalimantan Tengah,“ kata Sukardi dalam rilisnya pada Selasa, 3 Juni 2025.
Hadir sebagai juri kehormatan, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Beliau menegaskan bahwa bahasa adalah jati diri bangsa yang harus dilestarikan, serta pentingnya peran keluarga dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa sejak dini.
Selain Kepala Balai Bahasa dan Ketua TP PKK, Plt Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Agung Catur Prabowo, juga turut menjadi juri dalam ajang penganugerahan ini. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai aspek kebahasaan.
--page
“Setelah melalui proses seleksi yang ketat, enam finalis terbaik dari kategori putra dan putri akhirnya terpilih berdasarkan penilaian dewan juri. Para pemenang diharapkan dapat menjalankan amanat Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing, serta menjadi teladan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,“ tutur Sukardi lagi.
Duta Bahasa Terbaik I Putra dan Putri nantinya akan mewakili Kalimantan Tengah dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2025.
Dengan semangat yang tinggi, mereka siap berkontribusi bagi negeri dan membawa misi kebahasaan ke tingkat yang lebih luas. Ajang ini semakin menegaskan pentingnya literasi, budaya, dan karakter dalam menghadapi arus globalisasi. (TESTI PRISCILLA/Y)









