PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi pada Juni 2025.

Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa inflasi bulanan sebesar 0,32 persen dipicu oleh kenaikan harga pada berbagai kebutuhan pokok dan jasa transportasi.

"Komoditas yang paling dominan memberikan andil terhadap inflasi month-to-month adalah bawang merah dengan kontribusi sebesar 0,16 persen," ujar Agnes dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik, Selasa, 1 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga bawang merah terjadi secara merata di beberapa wilayah, didorong oleh faktor cuaca dan distribusi.

Selain bawang merah, angkutan udara juga memberikan andil signifikan sebesar 0,05 persen.

"Kenaikan tarif penerbangan terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur sekolah," jelas Agnes.

Komoditas lain yang turut menyumbang inflasi antara lain ikan peda sebesar 0,04 persen, cabai rawit 0,03 persen, serta sigaret kretek mesin atau SKM 0,02 persen.

Komoditas pangan lainnya seperti ikan bakar, tomat, udang basah, bahan bakar rumah tangga, dan makanan ringan/snack masing-masing menyumbang inflasi sebesar 0,01 hingga 0,02 persen. Menurut Agnes, pola konsumsi masyarakat yang meningkat pada periode ini turut mendorong kenaikan harga di sektor-sektor tersebut.

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa justru mengalami penurunan dan memberikan andil terhadap deflasi.

"Beras menjadi komoditas dengan kontribusi deflasi terbesar, yakni sebesar 0,07 persen," ungkap Agnes.

Penurunan harga beras ini dinilai sebagai dampak dari panen raya di beberapa sentra produksi.

Selain beras, ikan nila dan bensin juga mengalami penurunan harga, masing-masing memberikan andil deflasi sebesar 0,02 persen. Agnes menegaskan bahwa meskipun terjadi inflasi secara umum, adanya komoditas yang mengalami deflasi menunjukkan dinamika harga yang masih terkendali di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)