PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya gencar mensosialisasikan Sistem Komunikasi Informasi Kebakaran (SKIK) kepada masyarakat.

Pada Rabu, 9 Juli 2025, sosialisasi dilakukan serentak di tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Langkai, Kelurahan Panarung, dan Kelurahan Palangka.

Kegiatan ini melibatkan tiga pejabat Disdamkarmat, yaitu Yusnandar Malig Amrullah (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana), Ciangli (Analis Kebakaran Ahli Muda, Bidang Pemadaman), dan Yulieter (Plt. Kepala Seksi Informasi dan Data/Inspektur Muda, Bidang Sarana dan Prasarana). Sosialisasi difokuskan pada pengenalan SKIK dan cara penggunaannya.

SKIK merupakan sistem pelaporan terpadu kejadian kebakaran yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat.

"Sistem ini memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian kebakaran secara cepat dan akurat kepada pihak berwenang, sehingga meminimalkan risiko dan mempercepat penanganan," ungkap Kepala Disdamkarmat Palangka Raya Gloriana Aden.

Masyarakat dapat mengakses SKIK melalui beberapa kanal, yaitu layanan darurat 112, sarana pelaporan langsung (formulir atau media lainnya), dan Posko Kebakaran (TSAK) di masing-masing kelurahan. Dengan SKIK, diharapkan masyarakat dapat merespon situasi kebakaran dengan lebih cepat dan tepat.

SKIK juga mendukung petugas pemadam kebakaran dalam memantau dan mengkoordinasikan upaya penanggulangan kebakaran secara lebih efisien. Sistem ini diharapkan dapat membangun budaya tanggap bencana kebakaran di tingkat kelurahan.

Sosialisasi SKIK akan berlanjut ke empat kelurahan lainnya di Kota Palangka Raya dalam waktu dekat.

"Disdamkarmat berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/H)