PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik.

Peringatan ini disampaikan menyusul beberapa kejadian kebakaran yang terjadi baru-baru ini di wilayah Kota Palangka Raya, yang sebagian besar disebabkan oleh masalah instalasi listrik.

Gloriana menekankan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik di rumah dan bangunan lainnya. Instalasi listrik yang sudah tua, rusak, atau mengalami beban berlebih sangat berpotensi menimbulkan korsleting dan memicu kebakaran.

"Pemeriksaan berkala dan perawatan yang tepat dapat meminimalisir risiko terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik," jelasnya, Rabu, 16 Juli 2025.

Selain pemeriksaan rutin, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan penggunaan peralatan elektronik. Hindari penggunaan peralatan listrik yang sudah rusak atau mengalami kerusakan.

Matikan peralatan elektronik saat tidak digunakan dan jangan menumpuk terlalu banyak peralatan listrik pada satu stop kontak.

Langkah-langkah pencegahan lainnya yang disarankan adalah memastikan kabel listrik terpasang dengan baik dan tidak terkelupas, serta menghindari penggunaan kabel listrik yang sudah tua dan rapuh.

Penggunaan alat pelindung arus lebih (MCB) juga sangat penting untuk mencegah arus listrik berlebih yang dapat menyebabkan korsleting.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya siap memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran.

Masyarakat dapat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk mendapatkan informasi dan bimbingan lebih lanjut mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran.

"Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan dapat meminimalisir kejadian kebakaran di Kota Palangka Raya dan menjaga keselamatan warga," pungkasnya. (PATHUR/H)