KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Polres Kapuas bersama Perum Bulog gencar menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional.

Penyaluran beras murah akan terus berlangsung di seluruh wilayah hukum Polres Kapuas hingga akhir tahun 2025.

"Program ini diselenggarakan untuk menahan laju inflasi harga beras yang belakangan ini terjadi. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memudahkan masyarakat, khususnya mereka dengan penghasilan menengah ke bawah, mendapatkan akses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, " jelas  Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, Sabtu, 9 Agustus 2025.

Salah satu titik pelaksanaan GPM ini adalah di depan Kantor Polsek Selat, yang diadakan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 09.30 WIB. Masyarakat dapat langsung membeli beras SPHP ini dengan harga yang lebih murah daripada harga pasaran.

Dengan kerja sama antara Polri dan Bulog, penyaluran beras SPHP diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Kapuas. Sinergi ini juga menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.

"GPM ini tidak hanya untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok, tetapi juga untuk meringankan beban masyarakat di tengah potensi lonjakan harga bahan pokok," tamvah Kapolres.

Melalui kegiatan ini, Polri dan Bulog berharap dapat memastikan bahwa setiap keluarga di Kabupaten Kapuas dapat mengakses beras berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga tujuan stabilisasi harga dan ketahanan pangan dapat tercapai. (SABRIANOOR/H)