BORNEONEWS, Palangka Raya – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kalteng berencana mengintegrasikan kegiatan UMKM komunitas kanker dengan program kesehatan.
Ketua YKI Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan pihaknya ingin pemberdayaan ekonomi berjalan seiring dengan edukasi dan pencegahan penyakit.
“Komunitas kanker di Kalteng juga aktif di bidang UMKM, sehingga kami akan mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dengan upaya kesehatan,” ujarnya di Palangka Raya, Senin, 11 Agustus 2025.
Ia menambahkan, YKI Kalteng akan menggerakkan kembali program edukasi, pencegahan, dan pendampingan bagi penyintas kanker setelah vakum selama enam tahun.
Pengukuhan pengurus dilakukan oleh Ketua Umum YKI Pusat Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo dan dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua Bidang I YKI Pusat Hetty Andika Perkasa, Nancy Purwo, Diana Samuel, Wakil Ketua DPRD Kalteng, kepala OPD, dan tamu undangan.
Ketua Umum YKI Pusat mengingatkan deteksi dini adalah kunci untuk menurunkan angka kejadian kanker.
Dengan langkah ini, diharapkan kualitas hidup penyintas kanker di Kalteng dapat meningkat sekaligus memberikan peluang ekonomi yang lebih baik. (HERMAWAN DP/H)









