BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim relawan Rescue BPK (Barisan Pemadam Kebakaran) Kapuas dan warga berhasil mengevakuasi seekor ular piton atau sawa sepanjang 3 meter di permukiman warga.
Penemuan ular ini membuat heboh warga Jalan Semangat Baru, Gang 4 A, Kuala Kapuas yang khawatir akan keberadaannya.
Evakuasi sendiri dilakukan pada Selasa siang, 19 Agustus 2025, setelah adanya laporan dari warga yang resah melihat seekor ular berukuran besar bersarang di sebuah pohon yang tak jauh dari rumah mereka. Kekhawatiran warga semakin menjadi-jadi karena ular tersebut sudah berada di lokasi selama beberapa waktu. Menanggapi laporan ini, tim Rescue BPK Kapuas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, namun tetap terkendali. Para relawan menggunakan peralatan khusus seperti tombak dan penjepit untuk menangani ular tanpa melukainya.
"Panjangnya kurang lebih 3 meter dan ular ini sudah bertelur di sarangnya," ungkap salah satu relawan yang terlibat dalam evakuasi.
Fakta bahwa ular tersebut telah bertelur menambah urgensi evakuasi. Tim relawan tidak hanya harus mengamankan induk ular, tetapi juga memastikan telur-telur tersebut dievakuasi dengan aman agar tidak menetas di area permukiman.
Evakuasi berhasil dilakukan dengan cepat dan profesional, disaksikan oleh warga sekitar. Ular piton yang berhasil ditangkap kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk dibawa ke tempat yang lebih aman. Keberhasilan ini tidak lepas dari keahlian dan keberanian tim relawan BPK Kapuas dalam menangani situasi berbahaya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap keberadaan hewan liar, terutama di lingkungan yang masih banyak pepohonan atau semak belukar. (SABRIANOOR/H)









