BORNEONEWS, Buntok – Asisten II Setda Barito Selatan, Rahmat Nuryadin menyebutkan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian.
Hal tersebut disampaikan asisten II saat membuka Penyuluhan kesehatan pangan dan produk bagi pelaku UMKM di Kabupaten Barito Selatan dari dana CSR PT. Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) tahun 2025. Di aula Kemenag Barsel, Rabu 20 Agustus 2025.
“Kita tahu pasca Covid 19 merupakan masa kebangkitan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian. Daerah kita telah memberikan kontribusi signifikan terhadap tumbuhnya ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” kata Rahmat Nuryadin.
Ia mengatakan saat ini banyak UMKM yang berhasil menciptakan produk makanan atau kuliner tidak hanya lezat untuk dinikmati, tetapi juga aman dan sehat untuk dikonsumsi.
Oleh karena itu, sambung dia, kegiatan penyuluhan kesehatan pangan dan produk UMKM ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM menjaga kesehatan pada produk olahan pangan.
Ia menyampaikan bahwa makanan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi, maka produk pangan yang dikonsumsi tentu harus aman dan sehat.
“Selain berdampak pada kesehatan, produk olahan pangan UMKM yang sehat juga dapat meningkatkan daya saing di pasaran baik lokal maupun nasional bahkan go internasional,” beber dia.
Ia meminta para pelaku UMKM harus senantiasa memperhatikan aspek keamanan pangan dalam setiap tahapan produksinya. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan, harus memenuhi standar keamanan.
Selain itu juga kesehatan produk juga harus menjadi perhatian utama. Pastikan Untuk menghindari penggunaan bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan.
“Pemkab berkomitmen terus mendukung pengembangan UMKM, melalui dinas terkait dan dengan berbagai pihak, termasuk dengan PT. BUMA, saya mengucapkan terima kasih karena telah memfasilitasi kegiatan kita hari ini,” kata dia. (URIUTU DJAPER/H)









