JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menggelar pelatihan pencegahan dan simulasi penanggulangan kebakaran di SMP Nahdatul Ulama Palangka Raya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Bidang Pencegahan Disdamkarmat Kota Palangka Raya, menanggapi permintaan dari pihak SMP Nahdatul Ulama Palangka Raya yang berlokasi di Jalan RTA Milono Kilometer 3. Sebanyak 163 siswa turut serta dalam kegiatan ini.

Kepala Disdamkarmat Palangka Raya, Gloriana Aden, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan sekolah.

"Saya berharap, dengan pelatihan ini, para siswa dapat lebih memahami cara mencegah kebakaran dan bagaimana bertindak jika terjadi kebakaran," katanya, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Dalam pelatihan tersebut, para siswa diberikan materi mengenai penyebab kebakaran, cara penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta prosedur evakuasi yang benar saat terjadi kebakaran.

Mereka juga mengikuti simulasi pemadaman api menggunakan APAR dan simulasi evakuasi dari gedung sekolah.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka aktif bertanya dan mencoba langsung cara menggunakan APAR.

Simulasi evakuasi juga berjalan dengan lancar, menunjukkan bahwa para siswa telah memahami prosedur yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan SMP Nahdatul Ulama Palangka Raya menjadi lebih siap dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran.

"Disdamkarmat Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan serupa kepada sekolah-sekolah lain di Kota Palangka Raya, sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/y)