BORNEONEWS, Sampit – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kotim agar mampu mempertahankan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 di Kotawaringin Barat (Kobar).

"Dengan pengurus baru IPSI Kotim, untuk Porprov 2026 nanti di Kotawaringin Barat kami harap bisa meraih medali minimal seperti Porprov 2023," kata Ketua KONI Kotim Alexius Esliter, Minggu, 5 Oktober 2025.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus IPSI Kotim 2025-2029 oleh Ketua IPSI Kalimantan Tengah Guntur Talajan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Kotim Masri. 

Lanjutnya, pihaknya optimistis IPSI Kotim bisa kembali mencetak prestasi membanggakan seperti pada Porprov sebelumnya. Ia menargetkan IPSI mampu membawa pulang minimal 21 medali pada ajang tersebut seperti Porprov 2023 lalu.

“Kami berharap IPSI bisa terus melesat ke depan dengan prestasi. Dari 17 perguruan yang tergabung di IPSI, organisasi ini terbukti mandiri dan solid. Kami yakin pencak silat Kotim akan semakin maju,” ujarnya.

Alexius menilai IPSI menjadi wadah pemersatu yang mencerminkan falsafah Huma Betang, yakni simbol kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Kalimantan Tengah.

“IPSI adalah rumah besar bagi semua perguruan silat. Seperti semangat Huma Betang, di dalamnya ada kerukunan dan semangat persatuan. Kita tahu pencak silat merupakan warisan budaya bangsa. Bahkan masyarakat Dayak juga memiliki silat tradisional seperti kuntau bangkui lawang sekepeng yang menjadi bagian dari identitas kita,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua IPSI Kotim Riskon Fabiansyah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada Porprov 2023. Ia mengaku optimistis dengan formasi pengurus baru dan semangat atlet-atlet binaannya.

“Tahun depan kita akan kembali menghadapi Porprov di Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah. Tahun 2023 kita berhasil menjadi juara umum dengan raihan 7 emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Itu bukan hasil yang mudah, tapi kami yakin bisa mempertahankannya,” kata Riskon. (DEWI PATMALASARI/H)