BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau secara resmi mengirimkan 48 peserta untuk mengikuti kegiatan Ikrar Bersama Anak Bangsa (IBAB) tahun 2025.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berwawasan kebangsaan.
Plt Kepala Badan Kesbangpol Pulang Pisau, Reliasi, menyampaikan bahwa kegiatan IBAB merupakan upaya menanamkan serta memantapkan nilai, jiwa, dan semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pemuda dapat mempererat rasa kesatuan dan kebangsaan serta menjadi pelopor dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Reliasi.
Ia menambahkan, kegiatan IBAB juga bertujuan untuk menumbuhkembangkan karakter dan memperkokoh jati diri bangsa, mendorong pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dalam kebhinekaan, serta membangun semangat berpikir cerdas dan berprestasi.
Kontingen IBAB Kabupaten Pulang Pisau tahun ini terdiri dari 30 peserta dari Kesbangpol dan 18 peserta dari Disbudporapar, yang merupakan anggota Purna Paskibraka Pulang Pisau, serta didampingi oleh panitia gabungan dari kedua instansi tersebut.
Dalam kegiatan IBAB 2025, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, antara lain lomba cerdas harati Pancasila, lomba tata upacara, lomba yel-yel, kegiatan penanaman pohon, malam pencerahan, serta upacara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 yang dirangkai dengan pembacaan Ikrar Bersama Anak Bangsa.
Reliasi juga menyampaikan beberapa tujuan penting dari kegiatan tersebut. "Meningkatkan semangat pemuda dalam mengimplementasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda 1928, Meningkatkan daya saing pemuda yang berkarakter kebangsaan,Membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,Mewujudkan pemuda yang santun, berjiwa rela berkorban, serta menjaga keutuhan NKRI," jelas Reliasi.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pemuda Pulang Pisau untuk memperkuat jati diri kebangsaan serta berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (RETHA/y)









