BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo Jungkung Madyo, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan penanganan kasus-kasus strategis yang sedang berjalan di wilayahnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh program dan langkah strategis yang telah dijalankan oleh pimpinan sebelumnya akan dilanjutkan dan ditingkatkan.
Nurcahyo menuturkan bahwa tahap awal masa tugasnya akan difokuskan pada konsolidasi internal dan inventarisasi seluruh penanganan perkara yang sedang berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat koordinasi internal agar jajaran kejaksaan dapat langsung bergerak dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
Selain itu, Nurcahyo menyatakan perhatian serius terhadap kasus dugaan korupsi PT Investasi Mandiri (IM) terkait penjualan dan ekspor mineral zirkon, ilmenit, dan rutil yang diduga merugikan negara sebesar Rp 1,3 triliun.
"Saya belum menerima laporan lengkap mengenai perkara tersebut, namun memastikan bahwa setiap penanganan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," katanya, Selasa, 2 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa Kejaksaan tidak menetapkan target waktu penyelesaian kasus, melainkan fokus pada proses dan aturan yang berlaku agar penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.
Nurcahyo juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan serta kinerja seluruh jajaran Kejaksaan.
Ia berharap dukungan dari masyarakat dan media agar kinerja Kejaksaan dapat terus meningkat, termasuk dalam penanganan kasus dengan modus yang berbeda-beda, yang memerlukan perhatian khusus.
"Disini saya berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja, serta memantau penanganan kasus secara seksama," ujarnya. (PATHUR/H)









