PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Warga di sekitar Jalan Siam II, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya mendadak gempar setelah seorang pria bernama Asep Sulaeman (60) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya dalam posisi tengkurap.

Peristiwa ini terungkap berkat kecurigaan tetangga dan Ketua RT setempat. Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah tidak terlihat keluar rumah sejak dua hari terakhir.

Terakhir kali, seorang saksi bernama Suminem mengaku mendengar suara ringkihan kesakitan dari dalam rumah korban pada Sabtu malam hingga Minggu pagi.

Ketua RT setempat, Suwardi, yang merasa curiga kemudian mengajak warga mengecek kondisi rumah tersebut sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah panggilan tidak dijawab, saksi mencoba mengintip melalui jendela dan menemukan korban tergeletak di lantai. Kejadian segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tim Inafis Polresta Palangka Raya yang tiba di lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan barang bukti berupa dompet, telepon genggam, dan satu bungkus obat-obatan.

Berdasarkan hasil visum sementara dari RS Bhayangkara oleh dr. Ricka Brillianty, Sp.KF, ditemukan luka terbuka sepanjang 4 cm di bagian kepala korban. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan ujung tembok saat korban terjatuh, dan diperkirakan korban telah meninggal sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

Pihak keluarga melalui Febri Kusuma Wardani mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit kronis seperti jantung, ginjal, dan prostat, serta baru saja menjalani operasi prostat pada November 2025. 

Saat kejadian, korban tinggal sendirian karena putrinya sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Gunung Mas.

Hingga saat ini, Unit Inafis menyatakan belum ditemukan unsur tindak pidana atau kekerasan dari orang lain.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit yang dideritanya dan sempat terjatuh membentur tembok. Namun, kami tetap melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau penyebab lainnya," terang Kanit Inafis Polresta Palangka Raya, Aiptu Yuwanda.

Saat ini, jenazah berada di ruang jenazah RS Bhayangkara setelah di evakuasi Tim Emergency Response Palangka Raya untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga. (PATHUR/H)