BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Kalteng, Erwan Suryono, mengungkapkan aset bank umum di Kalimantan Tengah tumbuh signifikan pada Oktober 2025.
Nilainya meningkat 15,67 persen yoy menjadi Rp98,25 triliun. Hal ini merupakan data rilis terbaru yang dikeluarkan OJK Kalteng pada triwulan IV 2025.
Menurut Erwan, pertumbuhan aset ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan semakin kuat.
“Dana pihak ketiga juga tumbuh hampir Rp6 triliun, menandakan masyarakat semakin percaya menyimpan dana di bank,” kata Erwan pada Selasa, 30 Desember 2025.
Selain itu, kredit atau pembiayaan juga meningkat 7,21 persen yoy menjadi Rp53,07 triliun. Meski tingkat kredit bermasalah naik dari 1,62 persen menjadi 2,22 persen, Erwan menegaskan kondisi masih terjaga di bawah ambang batas 5 persen.
Jenis penggunaan kredit masih didominasi oleh kredit konsumtif sebesar Rp20,90 triliun.
“Rumah tangga menjadi sektor terbesar penerima kredit, disusul pertanian, kehutanan, dan perikanan,” jelasnya.
Namun, ia menyoroti dominasi kredit non-UMKM yang mencapai 64,80 persen.
“Kami ingin mendorong agar UMKM mendapat porsi lebih besar, karena sektor ini penting bagi ekonomi lokal,” ujarnya.
Erwan menekankan, pertumbuhan positif bank umum menjadi sinyal baik bagi perekonomian Kalteng. (TESTI PRISCILLA/H)









