BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau turut serta dalam zoom meeting rapat pengendalian inflasi tahun 2025 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Pulang Pisau, Senin, 12 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pulang Pisau, Apriansyah, yang mewakili Bupati Pulang Pisau, bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Apriansyah menyampaikan, berdasarkan hasil rapat pengendalian inflasi, Provinsi Kalimantan Tengah mencatat angka inflasi yang relatif rendah dibandingkan wilayah lain di Indonesia.
“Untuk Kalimantan Tengah, inflasi tahun 2025 tidak terlalu tinggi. Dari rapat zoom tadi, Kalimantan Tengah berada di angka 0,03 persen dibandingkan dengan wilayah lain,” ujar Apriansyah.
Ia menambahkan, kondisi inflasi di Kabupaten Pulang Pisau juga masih berada pada posisi aman dan belum menunjukkan kenaikan yang signifikan.
“Di Pulang Pisau juga berada di angka aman, tidak ada kenaikan inflasi yang signifikan, masih aman,” jelasnya.
Meski demikian, menjelang hari besar keagamaan, khususnya memasuki bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau tetap akan melakukan langkah antisipatif guna meminimalisir potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Yang pasti untuk meminimalisir kenaikan harga tersebut, sesuai dengan instruksi pimpinan, kita akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Kita diminta turun langsung untuk memantau rata-rata harga, khususnya komoditas yang berpotensi memicu inflasi,” kata Apriansyah.
Ia berharap, melalui pemantauan dan pengendalian yang dilakukan secara intensif, stabilitas harga di Kabupaten Pulang Pisau dapat terus terjaga, sehingga tidak memberatkan masyarakat.
“Alhamdulillah, kalau saat ini kita masih di tahap aman, posisinya masih rendah,” pungkasnya. (RETHA/y)









