PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya,Hendy Fahlevi Diputra, mengungkapkan bahwa penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) telah terdeteksi di sejumlah kelurahan di kota tersebut. Meski cakupan penyebaran cukup luas, ia menyampaikan bahwa tingkat konsentrasi kasus berbeda-beda di setiap wilayah.

Kelurahan yang menjadi lokasi ditemukannya kasus DBD antara lain Kalampangan, Menteng dan Langkai. Menurut Hendy, kondisi di ketiga wilayah tersebut menunjukkan pola penyebaran yang tidak merata, sehingga membutuhkan pendekatan yang disesuaikan untuk setiap daerah.

"Wilayah Kalampangan menjadi salah satu titik fokus utama karena jumlah kasus yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Tim Dinkes telah melakukan pemantauan lebih intensif di sini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan risiko penularan, " katanya, Senin, 2 Februari 2026.

Selain Kalampangan, lanjut dia, kawasan Jalan Mendawai juga menjadi perhatian khusus. Hendy menjelaskan bahwa kondisi lingkungan di kawasan ini, seperti banyaknya tempat penampungan air yang tidak terkelola, berpotensi menjadi sarang nyamuk pembawa virus DBD.

"Meskipun kasus di Menteng dan Langkai tidak tergolong signifikan, Dinkes tetap tidak mengabaikannya. Langkah pencegahan seperti penyemprotan insektisida dan penyuluhan kepada masyarakat telah dilakukan untuk mencegah peningkatan jumlah kasus di kedua wilayah tersebut," tambahnya.

Hendy mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan, seperti membersihkan tempat penampungan air secara teratur. Tim Dinkes akan terus melakukan pemantauan dan tindakan penanganan untuk menekan penyebaran DBD di seluruh kota. (MARINI/y)