PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada bulan Februari 2026, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, Riduan, mengajak serta mengimbau seluruh orang tua atau wali murid di wilayah kota untuk membawa anak-anak mereka ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan obat cacing secara gratis.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan anak di Palangka Raya, "katanya, Selasa, 3 Februari 2026.

Riduan menjelaskan bahwa pemberian obat cacing secara berkala sangat penting untuk anak-anak, mengingat infeksi cacing dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, kekurangan zat gizi, dan penurunan daya tahan tubuh. 

Selain itu, kondisi ini juga dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kemampuan belajar anak jika tidak ditangani dengan tepat.

"Kami menyelenggarakan program ini setiap tahun untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan optimal," ujar Riduan. 

Menurutnya, obat cacing yang akan diberikan telah melalui uji keamanan dan sesuai dengan standar kesehatan nasional, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak dalam dosis yang ditentukan.

Kegiatan pemberian obat cacing akan dilakukan di semua puskesmas yang ada di Kota Palangka Raya mulai dari awal hingga akhir bulan Februari. 

"Orang tua dapat membawa anak-anak mereka pada jam operasional puskesmas, tanpa perlu membuat janji terlebih dahulu. Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan singkat sebelum memberikan obat dan memberikan penjelasan mengenai cara konsumsi serta efek samping yang mungkin terjadi, " jelasnya. 

Selain pemberian obat, kata Riduan pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada orang tua dan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan untuk mencegah infeksi cacing. 

Beberapa poin penting yang disampaikan Riduan antara lain mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah menggunakan toilet, memastikan makanan dan minuman bersih, serta tidak membiarkan anak-anak bermain di area tanah yang kotor tanpa alas kaki. Riduan berharap seluruh masyarakat dapat aktif berpartisipasi dalam program ini.

"Kesehatan anak adalah investasi untuk masa depan kita bersama," tambahnya.

Pihaknya juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program ini untuk memastikan capaian yang optimal dan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan anak di Palangka Raya. (MARINI/H)