BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan melaksanakan kegiatan peninjauan terhadap tempat air minum isi ulang sekaligus dapur MBG.
Kegiatan yang bertujuan sebagai upaya pengawasan dan pembinaan ini dilakukan untuk memastikan sarana yang berhubungan langsung dengan kesehatan dan keamanan pangan masyarakat memenuhi standar yang berlaku.
Dalam peninjauan terhadap depot air minum isi ulang, Kepala Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari proses pengolahan air hingga kebersihan sarana prasarana yang digunakan.
"Kami juga memastikan bahwa kualitas air yang dihasilkan telah sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah," Kamis, 5 Februari 2026
Pemeriksaan terhadap depot air minum ini memiliki tujuan utama untuk menjamin bahwa air minum yang beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat Kota Palangka Raya aman, higienis, serta layak untuk dikonsumsi sehari-hari.
Setiap tahapan proses produksi dan penyimpanan air minum menjadi fokus pemeriksaan untuk menghindari risiko kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan juga melakukan kunjungan langsung ke dapur MBG untuk melihat penerapan praktik sanitasi yang baik, kebersihan lingkungan kerja, serta proses pengolahan bahan makanan dari awal hingga jadi.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan berjalan sesuai dengan ketentuan kesehatan yang berlaku.
Riduan menegaskan pentingnya peran aktif pengelola depot air minum isi ulang dan pengelola dapur MBG dalam menjaga kebersihan serta mematuhi seluruh standar kesehatan yang telah ditetapkan.
Ia berharap melalui kegiatan peninjauan dan pembinaan ini, kesadaran para pelaku usaha terhadap pentingnya higiene dan sanitasi dapat semakin meningkat.
"Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dalam melindungi kesehatan masyarakat serta memastikan bahwa seluruh sarana air minum dan pangan di wilayah kota tersebut memenuhi persyaratan kesehatan yang ketat," pungkasnya. (PATHUR/H)









