PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kobar Tahun 2026, Senin, 9 Februari 2026, di Aula Sangga Banua.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Suyanto, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, serta peserta Musda KORPRI dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar.

Musda ini digelar dalam rangka memilih ketua serta membentuk kepengurusan baru, menyusul berakhirnya masa bakti pengurus periode 2020–2025.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran pengurus KORPRI periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, baik kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kelembagaan.

Ia menegaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas dan memperjelas arah gerak KORPRI ke depan.

Menurutnya, KORPRI memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu ASN sekaligus mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, KORPRI diharapkan dapat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan instansi,” kata Nurhidayah.

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Hal tersebut dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan, workshop, serta program pengembangan yang relevan dengan tuntutan kerja dan dinamika kebijakan.

"ASN di lingkungan Pemkab Kobar diharapkan semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, " tuturnya.

Selain penguatan kapasitas SDM, Bupati juga menyoroti pentingnya tata kelola organisasi yang baik.

"Kami mengingatkan, agar tata pengelolaan keuangan KORPRI dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga kepercayaan anggota terhadap organisasi tetap terjaga, " pungkasnya. (DANANG/H)