PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Kick-off Meeting Penyusunan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas PUPR Pulang Pisau, Rabu, 11 Februari 2026.

Kepala Bapperida Pulang Pisau, Bakhzar Efendi, mengatakan penyusunan RISPAM merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di sektor air minum.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini tidak lepas dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di aspek air minum. Sebagaimana diketahui, masih banyak hal yang perlu kita benahi dalam pemberian manfaat kepada masyarakat, di mana air minum ini memegang peranan paling penting,” ujar Bakhzar. 

Menurut Bakhzar, ketersediaan air bersih tidak hanya berdampak pada aspek kesejahteraan, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting.

“Air bersih juga berpengaruh terhadap stunting. Jadi konsistensi kita untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat menjadi sangat penting dan strategis untuk terus dievaluasi,” tambahnya.

Ia menjelaskan, RISPAM Kabupaten Pulang Pisau disusun untuk jangka waktu 20 tahun, yakni dari 2020 hingga 2040. Namun demikian, dokumen perencanaan tersebut akan dilakukan peninjauan setiap lima tahun sekali guna menyesuaikan perkembangan kondisi lapangan serta target-target pembangunan yang ingin dicapai.

“Setiap lima tahun kita review untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap target berikutnya. Jadi ini adalah kegiatan yang sangat penting dan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dari aspek air minum,” pungkas Bakhzar.

Melalui penyusunan RISPAM ini, Pemkab Pulang Pisau berharap dapat memiliki peta jalan yang jelas dalam pengembangan sistem penyediaan air minum, sehingga akses masyarakat terhadap air bersih dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (RETHA/H)