BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2026 bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan. Pertemuan ini menjadi ruang awal untuk menyatukan langkah perencanaan program kebahasaan dan kesastraan di daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, Kepala Subbagian Umum Kambang, serta Tim BBPKT. Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan, Arianson, beserta jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.
Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau, menyampaikan bahwa koordinasi ini penting untuk memastikan program tahun 2026 berjalan sejalan dengan kebutuhan daerah. Ia menekankan bahwa Balai Bahasa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah.
“Sinkronisasi ini menjadi fondasi agar program yang kami jalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di Kabupaten Katingan, baik di bidang penguatan literasi, pelindungan bahasa daerah, maupun pembinaan penggunaan bahasa Indonesia,” ujar Sukardi Gau pada Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah rencana kerja sama program yang akan dilaksanakan pada 2026. Di antaranya menyangkut penguatan literasi di sekolah, pendampingan penyusunan bahan ajar kebahasaan, hingga dukungan terhadap program pelestarian bahasa daerah.
"Kami berharap sinergi yang terbangun dapat berkelanjutan dan tidak berhenti pada tataran perencanaan," tambah Sukardi Gau.
Ia menilai kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar program Balai Bahasa berdampak nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat Katingan. (TESTI PRISCILLA/Y)









