BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI di SMP Negeri 2 Dusun Selatan, Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 58 siswa kelas VII dan VIII yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu penggunaan bahasa Indonesia di kalangan pelajar. Menurutnya, penguatan literasi dan kemahiran berbahasa harus dimulai sejak jenjang pendidikan dasar.
"UKBI bukan sekadar tes, tetapi instrumen untuk mengukur sekaligus memetakan kemampuan berbahasa Indonesia siswa secara objektif," ujar Sukardi Gau pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dalam sosialisasi itu, lanjut Suakrdi, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari. Materi juga mencakup pengenalan struktur dan sistem penilaian dalam UKBI.
"Tak hanya teori, peserta juga mengikuti simulasi teknis pelaksanaan ujian," tuturnya.
Pendampingan diberikan agar siswa memahami prosedur dan tahapan tes sehingga lebih siap saat mengikuti UKBI secara resmi.
Sukardi berharap melalui kegiatan ini, siswa semakin percaya diri menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah. Ia menegaskan, peningkatan kemahiran berbahasa akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah. (TESTI PRISCILLA/H)









