BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aksi balap liar kembali menjadi sorotan warga di Jalan Poros Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh. Kegiatan adu kecepatan tersebut diinformasikan kerap terjadi pada sore hari, tepatnya setelah naik jembatan arah menuju Kupang, Sare Pulau, Jejangkit, Alai dan sekitarnya.
Informasi ini disampaikan Mudi, relawan setempat yang menerima laporan dari masyarakat. Ia menyebutkan, hampir setiap sore ruas jalan tersebut berubah menjadi arena balap liar yang melibatkan sejumlah remaja.
“Setiap sore dipakai untuk adu kecepatan balapan liar,” ungkap Mudi menirukan keluhan warga sekitar, Sabtu, 21 Februari 2026.
Video yang beredar dari lokasi turut memperkuat informasi tersebut. Dalam rekaman terlihat sejumlah remaja memadati badan jalan. Sedikitnya tiga sepeda motor tampak bersiap melakukan start, bahkan beberapa pengendara tidak mengenakan helm saat hendak memacu kendaraan.
Padahal, di waktu yang sama, arus lalu lintas di jalan poros tersebut masih ramai dilintasi warga. Kondisi ini memicu kekhawatiran, mengingat potensi kecelakaan dapat terjadi sewaktu-waktu dan membahayakan pengguna jalan lain.
Menurut keterangan warga, teguran sempat dilayangkan kepada para remaja yang terlibat. Namun, respons yang diterima justru dinilai tidak mengindahkan peringatan tersebut.
“Warga sempat menegur, namun mereka menyahut, kalau mati tidak bawa-bawa juga,” tambah Mudi.
Situasi ini membuat masyarakat sekitar merasa resah. Mereka khawatir jika aktivitas tersebut terus dibiarkan tanpa penindakan, bukan tidak mungkin akan menimbulkan korban jiwa maupun kerugian lainnya.
Warga pun berharap aparat terkait dapat meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut, khususnya pada jam-jam rawan sore hari, agar Jalan Poros Pulau Mambulau kembali aman dan nyaman dilalui seluruh pengguna jalan. (SABRIANOOR/y)









