PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, secara resmi mengumumkan rencana strategis pembangunan 16 titik lokasi Dapur Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat di Bumi Tambun Bungai," katanya, Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan dua yayasan besar, yakni Yayasan Vokasi Multi Karya Boga dan Yayasan Sejahtera Alam Makmur, yang masing-masing mengelola delapan titik lokasi.

Dalam keterangannya, Mayjen TNI Zainul Arifin menjelaskan bahwa pembagian delapan titik pertama di bawah koordinasi Yayasan Vokasi Multi Karya Boga mencakup wilayah strategis seperti Kota Palangka Raya di Jalan Brokoli IV, serta Kabupaten Gunung Mas di Jalan. Diponegoro.

Selain itu, pembangunan juga menyasar wilayah Kabupaten Barito Timur (Desa Bentot), Kotawaringin Timur (Jalan Sawit Raya IV A), Pulang Pisau (Kelurahan Anjir), Sukamara (Desa Natai Sedawak), Lamandau (Jalan Mastur Dahlan), hingga Kabupaten Katingan (Jalan Tangking Bali).

Sementara itu, delapan titik lainnya yang dikelola oleh Yayasan Sejahtera Alam Makmur akan difokuskan pada penguatan infrastruktur gizi di beberapa wilayah Kodim dan Korem.

Lokasi-lokasi tersebut meliputi wilayah Korem 102/Panju Panjung di Kotawaringin Timur (Jalan Sampurna Timur), serta dua titik di wilayah Kodim 1013/Muara Teweh yang mencakup Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara.

Upaya ini memastikan jangkauan pelayanan gizi dapat menyentuh masyarakat hingga ke pelosok daerah kabupaten.

Lebih lanjut, Pangdam merinci bahwa lokasi pembangunan juga mencakup wilayah Kabupaten Seruyan (Desa Deranga), Kabupaten Kapuas (Jl. Madomai), serta wilayah Kotawaringin Barat di Jalan Tjilik Riwut 2.

Di Ibu Kota Provinsi, titik pembangunan tambahan terletak di Jalan Sawang, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya, serta satu lokasi di wilayah Kabupaten Gunung Mas tepatnya di Jalan Nyai Balau.

Pendistribusian lokasi ini dirancang sedemikian rupa agar setiap satuan teritorial mampu mengawasi jalannya pelayanan gizi secara efektif.

Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa penentuan titik-titik lokasi ini didasarkan pada kebutuhan mendesak akan akses gizi yang merata. Dengan adanya Dapur SPPG ini, diharapkan prajurit TNI bersama masyarakat dapat bersinergi dalam mengelola sumber daya pangan lokal menjadi asupan bergizi.

"Kami memastikan seluruh lahan yang digunakan telah siap dan sesuai dengan rencana teknis agar pembangunan dapat segera berjalan demi kepentingan masyarakat Kalteng," tegas Pangdam.

Sebagai langkah penutup, seluruh jajaran Kodim di bawah naungan Kodam XXII/Tambun Bungai, mulai dari Kodim 1011/Kuala Kapuas hingga Kodim 1019/Katingan, diinstruksikan untuk mengawal penuh proses pembangunan fisik di lapangan.

"Program 16 titik Dapur SPPG ini diharapkan tidak hanya menjadi penyedia makanan bergizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan tenaga kerja dan bahan baku dari wilayah sekitar," pungkasnya. (PATHUR/y)