BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit Lundjen, secara resmi mengeluarkan peringatan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Imbauan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif mengenai tingginya potensi ancaman kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan pemukiman maupun lahan terbuka.
Dalam keterangannya, Urianinu menekankan bahwa kewaspadaan dini adalah kunci utama dalam mencegah kerugian materiil maupun korban jiwa, ia menyoroti bahwa seringkali musibah kebakaran dipicu oleh faktor kelalaian kecil yang terakumulasi.
"Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak meremehkan prosedur keamanan dasar di rumah masing-masing guna meminimalisir risiko yang ada," katanya, Rabu, 11 Maret 2026.
Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. Penggunaan kabel yang tidak standar atau penumpukan beban pada satu stopkontak sering menjadi penyebab hubungan pendek arus listrik (korsleting).
Disdamkarmat menyarankan warga untuk memastikan jaringan listrik di hunian mereka tetap dalam kondisi layak dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang.
Selain faktor kelistrikan, penggunaan kompor gas dan peralatan dapur lainnya juga menjadi perhatian serius dalam imbauan ini. Urianinu mengingatkan para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner untuk selalu memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah.
Langkah sederhana ini dinilai sangat efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran akibat api yang tidak terkendali di area dapur.
Di sisi lain, mengingat kondisi cuaca yang terkadang tidak menentu, potensi kebakaran lahan juga turut diantisipasi.
Masyarakat dilarang keras untuk melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar, terutama di area tanah gambut yang sangat rentan.
Disdamkarmat menegaskan bahwa tindakan ceroboh tersebut tidak hanya berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius bagi pelakunya.
Urianinu Napulangit Lundjen mengajak seluruh warga Palangka Raya untuk proaktif dalam melaporkan setiap potensi bahaya yang ditemukan.
"Saya berharap sinergi antara petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dapat terjalin kuat melalui komunikasi yang cepat. Langkah tanggap ini diharapkan mampu mewujudkan Kota Palangka Raya yang lebih aman dan terbebas dari ancaman bencana kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/Y)









