BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya terus memperkuat pengawasan terhadap produk pangan industri rumah tangga (PIRT) yang beredar di masyarakat.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis guna mendukung terwujudnya Palangka Raya sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman. Langkah konkret yang diambil adalah melalui kegiatan pendampingan pengawasan post market PIRT dan penilaian mandiri.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, didampingi oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Haryadi, beserta jajaran terkait.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap data bahwa saat ini terdapat sekitar 1.800 produk PIRT yang beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah Kota Palangka Raya.
Namun demikian, pelaksanaan pengawasan post market PIRT masih menghadapi sejumlah tantangan.
"Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM)," ungkap Riduan, Jumat, 24 April 2026.
Tenaga yang telah dilatih dari tingkat Puskesmas dinilai belum dapat difokuskan sepenuhnya untuk melaksanakan tugas pengawasan secara maksimal.
Dalam rangka mengatasi hal tersebut, dilakukan berbagai penguatan aspek teknis, mulai dari perencanaan sampel berbasis risiko, pengawasan label dan iklan, hingga mekanisme tindak lanjut hasil pengawasan.
Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pengisian formulir penilaian mandiri yang berhasil menghasilkan nilai capaian sebesar 95, didukung dengan data-data yang relevan dan lengkap.
Sebagai tindak lanjut, Riduan menyatakan komitmen yang kuat untuk tetap menjalankan pengawasan ini secara berkelanjutan. Meskipun saat ini belum tersedia anggaran khusus yang mendukung, kegiatan tetap akan dilaksanakan seoptimal mungkin.
Fokus pengawasan ke depannya akan lebih diarahkan pada pengecekan kelayakan label dan iklan, serta penanganan cepat terhadap hasil pengawasan yang ditemukan.
"Hal ini dilakukan sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan dan melindungi kesehatan konsumen," pungkasnya. (PATHUR/Y)









