BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan pentingnya strategi komprehensif pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi global, terutama akibat fluktuasi harga energi.

Ia menyebut, langkah yang perlu dilakukan mencakup pemberian insentif fiskal serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Kebijakan ini dinilai penting untuk melindungi kelompok menengah ke bawah dari tekanan kenaikan harga kebutuhan hidup.

“Kebijakan yang diambil harus benar-benar berpihak pada masyarakat, khususnya kelas menengah dan bawah, agar tetap mampu menghadapi lonjakan harga energi,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.

Selain itu, Faridawaty juga mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan mandiri sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan usaha pangan lokal dapat menjadi solusi nyata.

Ia menilai, ketahanan pangan berbasis rumah tangga akan membantu masyarakat lebih mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada pasar. 

"Hal ini sekaligus dapat menekan pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang dinamis," tegasnya.

Dengan kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Faridawaty optimistis stabilitas ekonomi daerah dapat terjaga serta kesejahteraan masyarakat tetap terlindungi. (MARINI/H)