BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan pihaknya melaksanakan monitoring postmortem di UPTD Rumah Potong Hewan Palangka Raya sebagai upaya meningkatkan jaminan keamanan pangan asal hewan bagi masyarakat.
Menurut Sugiyanto, kegiatan tersebut bertujuan memastikan penyediaan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) melalui pembinaan serta pengawasan higienis sanitasi di lingkungan rumah potong hewan.
“Monitoring postmortem ini dilakukan untuk memastikan daging yang beredar di masyarakat memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal atau ASUH sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat mengonsumsinya,” katanya, Jumat 15 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pemeriksaan postmortem dilakukan setelah proses pemotongan hewan guna mendeteksi kemungkinan adanya penyakit atau kondisi tertentu yang dapat memengaruhi kualitas daging. Selain itu, pengawasan juga mencakup kebersihan fasilitas dan proses penanganan daging agar tetap sesuai standar kesehatan.
Sugiyanto menambahkan, pihaknya terus memberikan pembinaan kepada petugas dan pengelola rumah potong hewan terkait pentingnya penerapan higienis sanitasi dalam setiap tahapan pemotongan hingga distribusi daging kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman dan ketentraman bagi masyarakat konsumen, terutama dalam pemenuhan pangan asal hewan yang berkualitas,” tegasnya. (MARINI/Y)









