PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya, Bhayu Rhama menyebut pengabdiannya di dunia pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan kedua orang tuanya yang telah lama mengabdi di Kalimantan Tengah.

Menurut Bhayu, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia serta masa depan daerah. Karena itu, ia merasa memiliki kewajiban untuk terus berkontribusi melalui pengembangan pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah.

“Karena kedua orang tua saya juga sudah mengabdi di sini lebih dari 50 tahun. Jadi saya juga punya kewajiban moral untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui sektor pendidikan,” ujarnya usai ajukan pendaftaran calon rektor UPR di Palangka Raya, Selasa 26 Mei 2026.

Ia mengatakan, pengabdian di lingkungan kampus bukan hanya soal menjalankan tugas akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu melahirkan inovasi serta sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Bhayu menambahkan, selama memimpin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPR, dirinya berupaya mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan, mulai dari pembenahan fasilitas belajar hingga pengembangan program akademik baru.

Ia berharap semangat pengabdian tersebut dapat terus dijaga seluruh civitas akademika Universitas Palangka Raya agar kampus mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi kemajuan Kalimantan Tengah di masa mendatang. (MARINI/H)