BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam Bimbingan Teknis Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 11-12 Juni 2026 tersebut berfokus pada manajemen pengungsi sebagai bagian penting dalam penanganan darurat bencana.
Narasumber yang hadir yakni Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BNPB Riky Budi Wibowo dan Iwan Hasanudin yang memberikan materi terkait tata kelola penanganan darurat kemanusiaan kepada peserta.
“Sebagai tim multisektor, koordinasi penanganan dampak bencana termasuk di dalamnya urusan pengungsian harus dilakukan secara terpadu, cepat, dan terintegrasi. Pengelolaan pengungsian adalah salah satu klaster paling krusial sekaligus kompleks dalam fase tanggap darurat,” kata Ahmad Toyib di Palangka Raya, Kamis, 11 Juni 2026.
Bimtek diikuti 45 peserta yang berasal dari berbagai instansi lintas sektor seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perkimtan, Dinas Perhubungan, PMI, Satpol PP, Dinas Kominfosantik, serta internal BPB-PK Kalteng.
Melalui kegiatan ini, seluruh anggota TRC Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan semakin menguasai teknik kaji cepat kebutuhan pengungsi serta mampu memberikan pelayanan yang memanusiakan dan bermartabat bagi masyarakat terdampak bencana. (HERMAWAN DP/y)
BNPB Beri Penguatan Tata Kelola Penanganan Pengungsi kepada TRC Kalteng
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Cegah Karhutla, BPB-PK Kalteng Tekankan Tanggung Jawab Bersama
BPB-PK Kalteng Tekankan Kecepatan Respons dan Peran Masyarakat Tangani Karhutla
BPB-PK Kalteng Intensifkan Pembasahan Lahan Gambut
BPBPK Kalteng Tangani 63 Kejadian Karhutla dalam 24 Jam
189 Hotspot Terdeteksi di Kotawaringin Timur
Dua Daerah di Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







