BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah terus memperluas akses layanan kebahasaan kepada masyarakat. Selain layanan penerjemahan, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan ahli bahasa yang disediakan untuk mendukung kebutuhan kebahasaan, kesastraan, hingga literasi.
Ketua Tim Kerja Pembinaan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Rensi Sisilda, mengatakan salah satu layanan yang banyak dimanfaatkan masyarakat adalah penerjemahan dokumen. Baru-baru ini, Balai Bahasa menerima kunjungan dari salah satu pengguna layanan yang mengajukan permohonan penerjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.
"Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memberikan layanan kebahasaan yang mudah diakses oleh masyarakat. Tidak hanya penerjemahan, kami juga menyediakan berbagai layanan ahli bahasa yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan," ujar Rensi pada Jumat, 3 Juli 2026.
Ia menjelaskan, layanan yang tersedia meliputi bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan, pendampingan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI, layanan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing atau BIPA, layanan perkamusan dan peristilahan, serta layanan perpustakaan.
Menurut Rensi, layanan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, maupun berbagai pihak yang memerlukan pendampingan kebahasaan.
"Semua kalangan dapat mengajukan permohonan layanan, baik secara langsung ke kantor Balai Bahasa maupun secara daring melalui saluran WhatsApp atau laman SIGAP. Kami berharap layanan ini semakin dikenal dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar," katanya lagi.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi serta memperkuat penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan. (TESTI PRISCILLA/H)









