BORNEONEWS, Kuala Pembuang- Tak hanya kerupuk ikan pipih yang selama dikenal sebagai oleh-oleh utama panganan khas Seruyan yang digemari banyak orang, namun juga kerupuk Tenggiri kini menjadi penganan khas daerah tersebut, bahkan penggemarnya hingga ke kabupaten lain di daerah ini.
"Setiap ada agenda kegiatan Pemkab Seruyan yang dihadiri peserta dari seluruh kabupaten di Kalteng, mereka juga banyak membeli kerupuk ini sebagai oleh-oleh sepulang dari Seruyan usai kegiatan," kata Ilis (35), pengrajin kerupuk Tenggiri di Kuala Pembuang, Minggu (8/1/2017).
Ilis yang menekuni usaha kerupuknya di Jalan Ais Nasution Gang Aromani Kuala Pembuang II itu melanjutkan, biasa warga dari kabupaten lain itu datang langsung ke tempat usahanya untuk membeli kerupuk yang dijual seharga Rp80.000 perkilogramnya.
"Meskipun tidak ada agenda acara yang digelar pemkab, tetap saja kadang ada warga kabupaten lain yang datang sendiri untuk membeli," ujarnya.
Guna menarik perhatian calon pembeli terhadap barang dagangan (kerupuk) yang kita tawarkan ini, tambahnya, dirinya menggunakan kemasan khusus dari bahan plastik tebal yang sudah dikemas sedemikian rupa dengan menggunakan alat pengemasan khusus.
"Jika kemasannya bagus dan rapi, tentunya akan menarik minat calon pembeli," ungkap dia. (PARNEN/B-5)








