BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menilai kunjungan DPRD dari berbagai daerah di Indonesia memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Khemal, jumlah anggota DPRD yang datang ke Palangka Raya untuk kegiatan kunjungan kerja atau studi banding dapat mencapai sekitar 50 orang per hari. Dalam hitungan satu minggu, jumlah tersebut bisa mencapai ratusan anggota dewan dari berbagai daerah di Indonesia yang menginap dan beraktivitas di Kota Palangka Raya.
“Kunjungan DPRD dari berbagai daerah Indonesia sehari bisa mencapai sekitar 50 anggota dewan. Dalam satu minggu, jumlahnya bisa ratusan anggota dewan dari berbagai daerah yang menginap di Palangka Raya,” kata Khemal, Sabtu 11 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa, kehadiran para tamu dari luar daerah tersebut memberikan dampak ekonomi langsung terhadap sejumlah sektor usaha di Palangka Raya. Sektor perhotelan, menjadi salah satu yang paling merasakan manfaat karena para anggota DPRD dan rombongan membutuhkan akomodasi selama berada di kota ini.
Selain perhotelan, sektor kuliner juga memperoleh keuntungan dari meningkatnya konsumsi makanan dan minuman oleh para tamu. Tidak hanya itu, penjualan cinderamata dan oleh-oleh khas Palangka Raya, seperti batik khas daerah serta produk UMKM lokal, turut terdongkrak oleh aktivitas kunjungan tersebut.
“Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh hotel, tetapi juga pelaku usaha kuliner, penjual cinderamata, batik khas Palangka Raya, dan pelaku UMKM. Aktivitas ini tentu dapat memberikan kontribusi bagi PAD Kota Palangka Raya,” ujarnya. (MARINI/H)









