KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemkab Kapuas melalui Wakil Bupati Dodo meminta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari agar menghadirkan program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa. 

Salah satu fokus yang didorong yakni penguatan literasi digital, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi desa.

Menurut Dodo, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar Dodo.

Ia menilai terdapat sejumlah sektor yang dapat menjadi perhatian mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian. Program-program yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa.

"Penguatan literasi digital, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi desa merupakan bidang yang dapat menjadi fokus pengabdian mahasiswa," katanya.

Dodo juga mendorong para mahasiswa agar mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan program sederhana yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga menjadi kunci agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang optimal.

"Kami berharap adik-adik mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan program yang berdampak nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memperkuat kapasitas desa melalui semangat kolaborasi," ucapnya. (SABRIANOOR/H)