SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah membagikan 420 kotak masker gratis kepada masyarakat sebagai upaya melindungi warga dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

"Jadi sampai hari ini total masker yang sudah dibagikan kepada masyarakat berjumlah 300 kotak masker dewasa dan 120 kotak masker anak," kata Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Nugroho Kuncoro Yudho, Kamis, 6 Agustus 2026.

Pembagian masker terakhir dilakukan pada Kamis pagi, sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat menurunnya kualitas udara di wilayah Sampit dan sekitarnya.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan sejumlah petugas yang disebar di empat titik strategis, yakni kawasan Islamic Center di Jalan Jenderal Sudirman, simpang Jalan Tjilik Riwut-Jalan Tidar, simpang Jalan Ahmad Yani-Jalan HM Arsyad, serta simpang Jalan MT Haryono-Jalan Suprapto.

Di lokasi tersebut, petugas membagikan masker secara gratis kepada pengendara maupun masyarakat yang melintas. Pembagian masker dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan akan kembali dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, di titik yang sama.

Nugroho menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan pembagian masker ketiga yang dilakukan Dinkes Kotim sejak kabut asap akibat karhutla mulai berdampak terhadap kualitas udara.

"Hingga saat ini Dinkes Kotim sudah tiga kali melaksanakan kegiatan pembagian masker, yaitu pada 28 Juli, 29 Juli, kemudian hari ini 6 Agustus. Kegiatan ini juga masih akan dilanjutkan besok, 7 Agustus 2026," ujarnya.

Menurutnya, pembagian masker merupakan salah satu langkah preventif pemerintah daerah untuk meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit saluran pernapasan.

Selain membagikan masker, petugas juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.

Nugroho menambahkan, pada setiap kegiatan pembagian, Dinkes menyiapkan sekitar 100 kotak masker anak dan 40 kotak masker dewasa yang dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Kotim berharap kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat kualitas udara memburuk semakin meningkat sehingga risiko penyakit akibat paparan asap karhutla dapat ditekan. (DEWI PATMALASARI/H)