BORNEOENEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan dan kesehatan sesuai Permendagri Nomor 59 Tahun 2021.
"Kami terus berkomitmen memenuhi SPM baik bidang pendidikan maupun kesehatan. Untuk bidang pendidikan, mulai dari jenjang PAUD/TK hingga SD dan SMP," kata Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, Selasa, 8 September 2026.
Dijelaskan, untuk pemenuhan SPM bidang pendidikan diarahkan pada pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas hasil belajar melalui penguatan literasi dan numerasi, serta terciptanya lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan, kekerasan, serta intoleransi.
Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melakukan pendataan kebutuhan, menghitung kesenjangan layanan, menyusun perencanaan dan penganggaran sesuai prioritas.
Kemudian, melaksanakan program peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan data profil pendidikan/rapor pendidikan sebagai dasar perbaikan layanan.
"Dengan langkah tersebut, diharapkan seluruh anak di Kabupaten Gunung Mas memperoleh akses pendidikan yang layak, berkualitas, merata, dan sesuai kebutuhan masyarakat," ucap Jaya.
Sedangkan untuk bidang kesehatan, sampai dengan Juli 2026, capaian SPM telah mencapai 62,87 persen dan Dinas Kesehatan menargetkan seluruh indikator dapat mencapai 100 persen pada Desember 2026.
Dalam mendukung peningkatan pelayanan, ketersediaan tenaga medis pada Dinas Kesehatan dan jejaring secara umum telah terpenuhi, meskipun masih terdapat kekurangan dokter spesialis, dokter umum, dan dokter gigi.
Upaya pemenuhan dilakukan melalui rekrutmen dokter spesialis, kerja sama dengan RSUD Doris Sylvanus untuk pelayanan spesialistik, serta pemanfaatan program Nusantara Sehat dan wahana internship untuk pemenuhan dokter umum dan dokter gigi.
"Selain itu, ketersediaan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), termasuk untuk pelayanan SPM dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), menjadi prioritas dan dipastikan mencukupi hingga awal Tahun 2027," tukasnya. (RISKA YULYANA/H)









