PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo mendorong pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada murid.

Salah satu gagasan yang didorong Reza adalah memperkaya kegiatan ekstrakurikuler di sekolah hingga sekitar 25 jenis ekstrakurikuler.

Menurut Reza, kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan minat, bakat, karakter, dan keterampilan.

Dengan pengelolaan dana BOS yang tepat, kebutuhan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler dapat direncanakan secara lebih terukur.

“Menambah ekskul, misalnya 25, sehingga BPP hanya untuk membayar guru yang mengajar ekskul,” sebut Reza dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Selasa, 22 September 2026.

Reza menegaskan gagasan tersebut merupakan bagian dari upaya agar pembiayaan pendidikan di sekolah tidak sekadar terserap secara administratif.

Pembiayaan tersebut, menurutnya, harus benar-benar diterjemahkan menjadi kegiatan yang dirasakan manfaatnya oleh murid.

Karena itu, pengelolaan BOS menjadi salah satu hal yang akan dievaluasi untuk memastikan anggaran yang dikelola sekolah mendukung kebutuhan pembelajaran dan perkembangan murid. (HERMAWAN DP/H)