BORNEONEWS, Sampit - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sutoyo menegaskan, kebiasaan petani membuka lahan dengan cara dibakar adalah salah dan harus ditinggalkan. 

"Saya meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Silakan untuk bertani, tapi jangan dibakar dengan sengaja. Sebab kalau dibakar ini bisa-bisa menjalar dan meluas. Belum lagi asapnya yang bisa kemana-mana. Inilah yang harus dihindari jangan sampai berpengaruh pada orang lain, mengganggu jarak pandang dan kesehatan," tegas Sutoyo, Rabu (25/1/2017).

Bukan hanya itu saja, dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada dengan bahaya kebakaran. Sebab api akan dengan cepat membesar dan akan sulit dijinakkan di saat musim kering seperti ini.

"Kita harus waspada, kalau hendak bepergian jangan lupa memeriksa peralatan elektronik, jangan dibiarkan menyala. Kompor dan api juga jangan lupa dipadamkan, dan pastikan jika sudah tidak ada lagi api. Termasuk listrik, karena hal-hal yang terkecil seperti inilah yang dapat memicu kebakaran," ucapnya.

Prediksi BMKG sendiri tahun ini akan terjadi kemarau. Pemkab melalui instansi terkait pun terus melakukan antisipasi agar peristiwa kebakaran lahan yang berdampak munculnya kabut asap bisa dicegah. (RIAN NAFARIN LUFFI/B-11)