BORNEONEWS, Sampit - Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sutoyo, meminta agar masyarakat di daerah ini tidak membakar lahannya meski untuk kepentingan bertani.

"Membuka lahan tidak dengan cara dibakar sangatlah penting. Karena itu akan mengurangi atau mengilangkan dampak terjadinya karhutla," ujar Sutoyo, Minggu (5/2/2017).

Mindset atau kebiasaan seperti itu yang banyak petani lakukan harus dihilangkan. Karena saat ini membuka lahan dengan cara dibakar bukan satu-satunya jalan. Tetapi masih banyak cara lain seperti menebas, dan juga memberikan racun terhadap rumput. 

"Yang pasti jangan dibakar, karena dampaknya dirasakan masyarakat banyak," tegas Sutoyo. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)