BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang Natal, transaksi jual beli emas di Pasar Besar, Kota Palangka Raya meningkat dibanding hari biasa. Peningkatan bahkan terjadi hingga 30 persen.
“Mendekati Natal ini pembelinya banyak. Meningkat sampai 30 persen,” kata pedagang emas, Suharli, Kamis (21/12/2017).
Suharli yang menjual emas Itali 700 itu menuturkan, satu gram emas dia jual seharga Rp 450 ribu. Harga ini sudah terbilang standar dan sama dengan pedagang lainnya.
Mengenai tingkat keamanan, dia mengatakan tetap kondusif. Hal itu juga tidak lepas dari seringnya anggota kepolisian yang melakukan patroli demi menjaga situasi agar selalu aman. “Kehadiran polisi sangat membantu sehingga situasi tetap aman,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan, patroli yang dilakukan anggota memang ditingkatkan. Jika hari biasa hanya tiga sampai empat kali, namun menjelang Natal lima sampai enam kali pergerakan.
“Sampai saat ini, situasi kondusif,” tutur kapolres yang langsung melakukan pengecekan di lapangan. (BUDI YULIANTO/B-6)
“Mendekati Natal ini pembelinya banyak. Meningkat sampai 30 persen,” kata pedagang emas, Suharli, Kamis (21/12/2017).
Suharli yang menjual emas Itali 700 itu menuturkan, satu gram emas dia jual seharga Rp 450 ribu. Harga ini sudah terbilang standar dan sama dengan pedagang lainnya.
Mengenai tingkat keamanan, dia mengatakan tetap kondusif. Hal itu juga tidak lepas dari seringnya anggota kepolisian yang melakukan patroli demi menjaga situasi agar selalu aman. “Kehadiran polisi sangat membantu sehingga situasi tetap aman,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan, patroli yang dilakukan anggota memang ditingkatkan. Jika hari biasa hanya tiga sampai empat kali, namun menjelang Natal lima sampai enam kali pergerakan.
“Sampai saat ini, situasi kondusif,” tutur kapolres yang langsung melakukan pengecekan di lapangan. (BUDI YULIANTO/B-6)








