Bupati menjelaskan perubahan APBD dilakukan karena terdapat perkembangan aktual yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD murni 2026. Penyesuaian tersebut diperlukan untuk menjaga efektivitas pelaksanaan berbagai program prioritas daerah.
Rizali Hadi mengatakan, munculnya hamparan pasir dan bebatuan akibat surutnya Sungai Barito menarik minat masyarakat untuk datang menikmati kawasan tersebut. Namun, kondisi alam di sekitar sungai tetap memiliki potensi risiko yang perlu diwaspadai.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Agustus 2026, tersebut dilaksanakan di Lantai 2 Aula RSUD Muara Teweh dan diikuti 20 peserta dari pengelola program RSUD dan Puskesmas.
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini serta dihadiri para anggota DPRD. Sekretaris Daerah Barito Utara Drs. Muhlis hadir bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dari unsur BPKA, Bapperida dan Inspektorat.
Bupati meminta seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, mengedepankan disiplin, serta mampu bekerja keras dan cerdas dalam melaksanakan tugas.
Dirinya menilai, kampanye tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan ekosistem sungai.
Kepala DKPP Kabupaten Barito Utara, H Siswandoyo mengatakan, penggunaan bahan beracun, bahan peledak, obat bius, alat setrum maupun alat tangkap yang merusak dapat memberikan dampak serius terhadap kelestarian sumber daya perikanan.
BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyambut baik peresmian Gedung Radar Cuaca Muara Teweh di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara H Muhammad Sidik, Senin 10 Agustus 2026.…
Felix hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam kegiatan yang dipimpin langsung Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin selaku Inspektur Upacara.
Ketua Panitia Rapat Kerja LPT-IK Barito Utara, Aryosi Jiono mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri dari perwakilan lima orang dari setiap kecamatan serta jajaran pengurus LPT-IK Kabupaten Barito Utara.
BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menegaskan, Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) memiliki peran strategis dalam membina kehidupan keagamaan Hindu…
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barito Utara memberangkatkan 58 anggota kontingen untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur.
Tim gabungan BPBD menangani karhutla di sejumlah wilayah Barito Utara dengan total area terdampak sekitar 5,12 hektare, termasuk di Trahean dan Trinsing.
Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung Wakil Bupati, Felix Soenadi Y Tingan dan diterima Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Kulon Progo.
Berkat respons cepat petugas, dua titik kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya, sementara satu lokasi berhasil dikendalikan untuk mencegah api meluas ke pemukiman warga.
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bantul serta keterbukaan dalam berbagi pengalaman pembangunan daerah.
Turnamen tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mampu mempererat hubungan antar lembaga serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.