Tim sumpitan Kabupaten Kapuas meraih Juara II kategori beregu putra pada Festival Budaya Isen Mulang 2026 di Palangka Raya, sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya tradisional Dayak di Kalimantan Tengah.
Terdapat perubahan pola pelaksanaan dibanding kegiatan sebelumnya. Pada skema terbaru, balai kementerian bertindak sebagai pihak pertama, sedangkan dinas terkait di daerah menjadi pihak kedua sekaligus memegang pengelolaan kegiatan.
Sorotan itu muncul setelah beredar informasi di media sosial yang menyinggung pengadaan kendaraan dinas berupa mobil jenis Toyota Land Cruiser 300 GR Sport 4X4 A/T senilai Rp2.671.700.000, serta sepeda motor Yamaha NMAX Turbo 155 yang disebut bernilai Rp83 juta per unit.
Warga mengeluhkan suara bising dari knalpot brong yang digunakan para pelaku balap liar. Deru kendaraan yang meraung keras di jalan utama itu dinilai mengganggu ketenangan lingkungan permukiman, terutama saat sebagian besar warga tengah beristirahat.
Keikutsertaan kontingen Kapuas mengacu pada Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 500.13.2.5/1/Bid.II/DISBUDPAR/V/2026 tertanggal 4 Mei 2026 terkait petunjuk teknis pelaksanaan festival. Selain itu, pembentukan kontingen juga ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Kapuas Nomor 243/DISPARBUDPORA Tahun 2026.
Peringatan ini muncul setelah beredarnya akun tidak resmi yang menghubungi warga melalui fitur Facebook Messenger dengan modus menawarkan hadiah perjalanan ibadah umroh secara cuma-cuma. Dalam pesan tersebut, pelaku meminta nomor WhatsApp penerima dengan dalih keperluan proses penyerahan hadiah.
Kabupaten Kapuas masuk daerah risiko tinggi karhutla dengan potensi terdampak 1,44 juta hektare. Pemkab Kapuas perkuat posko, patroli, dan edukasi PLTB.
Inovasi pembelajaran tersebut menghadirkan suasana belajar yang lebih visual dan partisipatif. Guru pengampu, Latifah, memanfaatkan video animasi, gambar ilustrasi, hingga kuis berbasis layar sentuh untuk membantu peserta didik memahami materi keagamaan yang bersifat abstrak sesuai tingkat pemahaman anak usia sekolah dasar.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabupaten Kapuas ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program pembangunan cetak sawah Tahun Anggaran 2026 melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian…
Pemkab Kapuas memperkuat sinkronisasi data sektoral bersama BPS untuk mendukung Program Strategis Nasional, pengendalian inflasi, stunting, dan pembangunan daerah.
Pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BPS dalam menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut, tanpa kolaborasi yang baik, proses administrasi dan pelaporan pembangunan tidak akan berjalan optimal.
Laporan BPBD menyebut tim damkar gabungan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kapuas langsung menuju lokasi usai menerima informasi kebakaran dari masyarakat.
Kedua kendaraan tampak mengalami ringsek berat di sejumlah bagian. Pecahan bodi kendaraan terlihat berserakan di badan jalan, sementara sejumlah warga dan relawan berupaya memberikan pertolongan kepada para penumpang.