Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tersebut resmi dibuka oleh Gubernur Agustiar Sabran di Halaman GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya, Senin, 18 Mei 2026.
Total hewan kurban yang terdata mencapai 3.080 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.839 ekor sapi dan 1.241 ekor kambing yang tersebar di berbagai titik penjualan.
Berbagai langkah strategis telah dilakukan guna menjamin hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan sesuai dengan ketentuan syariat.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kobar, Alfan Khusnaini, mengatakan Pemerintah Kabupaten Kobar sebelumnya telah melaksanakan Festival Budaya Marunting Batu Aji Tahun 2026 sebagai tahapan seleksi dan pembinaan peserta.
Disperindagkop UKM Kotawaringin Barat mencatat harga cabai mengalami perubahan signifikan pada Mei 2026. Cabai rawit merah naik 42 persen, sementara mayoritas bahan pokok stabil.
Sebanyak 3.080 hewan kurban di Kotawaringin Barat telah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) setelah diperiksa Dinas Pertanian guna memastikan bebas PMK dan LSD menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Bupati Kobar Nurhidayah menilai Sensus Ekonomi 2026 penting untuk memetakan potensi ekonomi daerah dan mendukung kebijakan pembangunan berbasis data akurat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi SE Bupati yang digelar di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar, Rabu, 13 Mei 2026 dan dihadiri Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, sejumlah perusahaan, serta satu yayasan.
Kepala BPS Kobar, Tony Suprianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kobar dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
Data sensus nantinya akan menjadi basis data komprehensif untuk mendukung perencanaan pembangunan, peningkatan investasi, hingga penguatan sektor usaha di Kobar.
Sensus Ekonomi 2026 akan memotret seluruh aktivitas perekonomian di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Barat. Data yang dikumpulkan dari masyarakat maupun pelaku usaha akan menjadi gambaran nyata struktur ekonomi daerah.
Penyaluran ini?merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng bersubsidi
Pemerintah daerah juga ingin menghadirkan destinasi wisata baru di Pangkalan Bun yang mampu mengangkat potensi seni dan budaya lokal agar memiliki nilai ekonomi tinggi.