Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melantik 12 pejabat eselon II melalui manajemen talenta tanpa lelang jabatan dengan mempertimbangkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Peningkatan status tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah menyesuaikan penanganan dengan perkembangan kondisi Karhutla di lapangan. Setiap tahapan membutuhkan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor.
Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perlindungan ketika Karhutla terjadi. Selain ancaman api, asap yang muncul dari kebakaran juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas mereka.
Penanganan Karhutla dilakukan melalui Satgas yang statusnya ditingkatkan secara bertahap. Dari kondisi siaga, status penanganan kemudian ditingkatkan menjadi tanggap sejak Agustus 2026 melalui tiga tahapan.
Data konsisten menunjukkan kualitas udara masih berada dalam kategori berbahaya, sehingga diperlukan langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan peserta didik.
Berdasarkan informasi cuaca yang diterima, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026. Setelah itu, wilayah Palangka Raya diperkirakan memasuki masa pancaroba dan diharapkan mulai mendapatkan hujan.
Karhutla telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, serta kehidupan warga.
Kepala Dinas Perikanan Palangka Raya, Indriati Ritadewi, menjelaskan pendataan kali ini difokuskan pada dua kelompok, yaitu Kelompok Perikanan Budidaya (Pokdakan) Tatau Laok Karuhei dan Unit Pembenihan Rakyat Kancra Sejati yang sama-sama berada di wilayah Kecamatan Bukit Batu.
MKKS SMP Palangka Raya memperkuat pelaksanaan PJJ di tengah kabut asap dengan fokus pada materi esensial, fleksibilitas belajar dan kondisi psikologis siswa.
Jayani menyapa dan berinteraksi secara langsung dengan peserta didik dari beberapa satuan pendidikan di antaranya SDN 1 Kalampangan, SDN 3 Petuk Katimpun, TK Pembina Pahandut 2, TKIT Al Ghazali, SMPN Satap 4 Palangka Raya, dan SMPN 9 Palangka Raya.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung pengelolaan dan hasil pertanian yang dikembangkan sebagai model pemanfaatan lahan secara produktif.
BORNEONEWS, Palangka Raya — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya tengah melaksanakan survei dan persiapan Penilaian Indeks Sistem Merit guna memastikan…
Plt Kepala Dinas PUPR Palangka Raya, Fahrial Anchar, menjelaskan bahwa pelaksanaan PHO merupakan bagian dari tahapan pemeriksaan dan serah terima yang wajib dilakukan setelah pekerjaan pembangunan atau peningkatan jalan dinyatakan selesai.
Perda Nomor 4 Tahun 2026 mewajibkan pemberi kerja di Palangka Raya melindungi pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan dengan ancaman sanksi bagi yang tidak patuh.
Sebanyak 50.000 masker dibagikan kepada warga Palangka Raya untuk membantu mengurangi paparan kabut asap akibat karhutla saat beraktivitas di luar rumah.