BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua perempuan yang mengendalikan peredaran narkoba ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, DA dan TH masih diburu anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah.
"Masih dalam pengembangan," ucap Kepala BNN Kalteng, Brigadir Jenderal Lilik Heri Setiadi, Jumat (6/12/2018).
DA diburu karena mengirimkan sabu dari Banten melalui jalur laut ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kemudian sabu diterima TH.
Setelah diterima, TH selanjutnya menyerahkan sabu ke Fahrul (38) sembari memberi perintah untuk mengantarkan ke seseorang yang ada di Sampit.
Namun, memasuki wilayah Kota Palangka Raya, Fahrul ditangkap anggota BNN bersama Polsek Sabangau setelah sebelumnya menggelar razia.
--page
Saat digeledah, dua bungkus besar ditemukan di helm. Total beratnya sekitar 1,5 ons.
Terkait masih belum ditangkapnya DA dan TH, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNNP dan Polda Kalsel. Termasuk juga berkoordinasi dengan BNNP dan Polda Banten. (BUDI YULIANTO/B-11)








