BORNEONEWS, Nanga Bulik - Jajaran Polres Lamandau kembali berhasil menggagalkan upaya pergeseran narkotika lintas provinsi dalam jumlah besar pada Jumat (29/3/2019) lalu.
Aparat kepolisian menduga bahwa lalu lintas narkotika yang dilakukan oleh empat terssngka yang berhasil digagalkan itu, sengaja memanfaatkan momentum kesibukan aparat menghadapi persiapan Pemilu 2019.
Hal itu diungkapkan Kapolres Lamandau AKBP Andiyatna saat konfrensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu seberat 4,2 ons lebih dan belasan butir ektasi siap edar, Senin (1/4/2019).
"Kita (kepolisian) menduga memang seperti itu (tersangka memanfaatkan momentum kesibukan persiapan pemilu 2019) untuk melakukan pergerakan dan bisnis narkotika," ungkap Kapolres.
Para tersangka, kata Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Purwanto dan Kasatnarkoba Iptu I Made Rudia, disenyalir sengaja melakukan pergerakan karena mengetahui bahwa semua pihak termasuk aparat kepolisian saat ini sedang terkonsentrasi pada pengamanan Pemilu 2019.
--page
"Apalagi saat ini pemungutan suara Pemilu 2019 kurang dari sebulan lagi, sudah tinggal menghitung hari, kemungkinan mereka (para tersangka) memang memanfaatkan situasi itu," katanya.
Meski begitu, Andiyatna menegaskan bahwa meskipun semua pihak termasuk kepolisian memang terfokus pada persiapan pengamanan pemilu, bukan berarti aparat akan abai terhadap potensi terjadinya tindak pidana lain. Kepolisian tetap melakukan tugasnya di segala lini secara profesional.
"Operasi mantap brata telabang 2019 itu fokusnya memang untuk mengamankan dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu agar berlangsung aman dan lancar, tapi bukan berarti kita lengah untuk menangani dugaan tindak pidana lain," katanya.
Selebihnya, Andiyatnya juga mengaku sangat mengharapkan peran serta semua pihak dalam membantu kepolisian. Menurutnya, kinerja kepolisian tidak akan maksimal jika masyarakat sendiri tidak proaktif dalam mendukung tugas-tugasnya.
"Sekarang ini eranya keterbukaan, maka dari itu masyarakat jangan ragu untuk melapor jika ada hal-hal yang janggal atau patut dicurigai. Deteksi dini dan peran aktif masyarakat sangat mendukung kepolisian dalam melakukan tugasnya," imbau Kapolres.
--page
Polres Lamandau kembali menggagalkan penyelundupan sabu dari Kalbar yang rencananya akan di bawa dan di edarkan di kabupaten Kapuas, Kalteng. Narkotika golongan satu itu dibawa oleh empat orang tersangka yang berkomplot, di mana dua diantaranya adalah suami isteri asal Kapuas, Kalteng, dan dua tersangka lainnya berasa dari Kalimantan Selatan yang diduga sebagai penyambung karena memiliki koneksi dengan jaringan narkotika di Kalbar. (HENDI NURFALAH/B-5)








