TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Komando Distrik Militer (Kodim) 1012 Buntok membuka rekruitmen calon prajurit TNI untuk wilayah rekruitmen Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Barito Selatan.

"Rekruitmen ini akan memprioritaskan putra daerah," kata Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Tuwadi, pada kegiatan komunikasi sosial yang diadakan bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur di GPU Mantawara. Selasa, 5 November 2019.

Menurut Tuwadi, adapun syarat-syarat untuk yang harus dipenuhi yakni:

1. Ketentuan putra daerah.
     a. Suku dayak.
     b. Atau berdomisili lebih dari 3 tahun      di Barito Timur atau Barito Selatan.
     c. Untuk yang tempat lahirnya di wilayah provinsi Kalimantan Tengah, domisili diabaikan, artinya walau berdomisili dimanapun bisa mendaftar melalui di wilayah Kalimantan Tengah.

--page


2. Tinggi badan untuk putra daerah 160 centimeter.

4. Nilai NEM diabaikan, artinya tidak nilai NEM tertentu.

5. Umur minimum 17 tahun 9 bulan dan umur maksimum 22 tahun pada saat mulai pendidikan tanggal 2 desember 2019 atau umur paling tua kelahiran 2 Desember 1997, paling muda 2 maret 2002.

6. Ijasah SMP/SMA/MA/SMK atau yang sederajat (berlaku paket B)

"Pendaftaran dimulai tanggal 5 sampai dengan 7 November 2019, untuk kelengkapan administrasi sambil berjalan dan dibantu pengurusannya oleh Danramil dan babinsa setempat," imbuh Tuwadi.

--page


Untuk informasi lengkap terkait rekruitmen tersebut, Ia juga menyarankan pemuda Barito Timur yang berminat untuk menghubungi Babinsa atau Koramil setempat.

"Nanti Babinsa masing-masing harus mengawal calonnya sampai ke pendaftaran untuk menghindari yang bersangkutan mengundurkan diri atau tidak hadir pada saat pendaftaran," papar Tuwadi.

Sebagai gambaran, Letkol Ini Tuwadi menginformasikan gaji anggota TNI berpangkat Prada yang baru selesai pendidikan yakni gaji pokok Rp1.643.500 per bulan, Tunjangan Kinerja 1.980.000  per bulan plus uang lauk pauk Rp60.000 per hari. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-5)