BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengungkapkan ada 97 orang di Barito Timur yang tertular Human Immunodeficiency Virus atau biasa dikenal dengan sebutan virus HIV.
Hal itu disampaikan Ampera saat memberikan sambutan sekaligus membuka Pelatihan Kader Nahdatul Ulama (NU) Angkatan ke-V Tahun 2019 se-Kabupaten Barito Timur di Aula Hotel Ade Tamiang Layang. Kamis, 26 Desember 2019.
Menurutnya, data tersebut didapatkan dari puskesmas-puskesmas yang ada di Barito Timur dan RSUD Tamiang Layang.
"Ada sekitar 97 orang, dan penderita terbanyak di Kecamatan Dusun Timur," kata Ampera.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat Barito timur jangan sampai penyebaran ini meningkat, karena itu perlu hati-hati terutama bagi mereka yang sering berganti-ganti pasangan dalam hubungan seksual.
--page
"Kalau bisa ya jangan, karena itu dosa dan berdampak dapat menulari anggota keluarga," imbuh Ampera.
Sementara itu Ketua Pengurus Cabang NU Barito Timur Ahmad Gazali menanggapi informasi terkait adanya penderita HIV yang diungkapkan Bupati Barito Timur.
"Dengan adanya informasi itu tentunya kita merasa miris, merasa kuatir, tetapi apapun sebutannya itu sudah terjadi, paling tidak kami akan menghimbau kepada warga nahdliyin untuk tidak melakukan yang bertentangan dengan norma agama, norma pemerintah serta hal-hal yang bisa membawa orang lain terkena dampak dari virus itu," kata Ahmad.
Ia juga berencana untuk menyampaikan kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di tingkat kecamatan agar bahaya HIV dimasukkan dalam tema khotbah agar bisa menghimbau masyarakat menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan seseorang terlular HIV. (BOLE MALO/B-5)








